they beat glasgow rangers

30 11 2008

lucky for me, in the middle of this frikkin hectic schedule, I got my day off at saturday, which means this is a day of football. So me and some of the guy from the class decided to search information about football game nearby, and fortunately we found a game will take place that day in Edinburgh, between the homeside “Heart of Midlothian” versus “Glasgow Rangers”.

I’m a big fans of football, especially with English Premier League, I still looking forward to watch EPL match, though it will be very difficult in term of timing and distance I have to travel in order to do so. And the match I am about to watch is Scottish Premier League, not very popular in Indonesia, except those two teams from Glasgow, Rangers and Celtic that always dominate the league year by year.

good opportunity I think, despite the fact that I dont know anything about the homeside, but I know some player from Rangers. moreover, regardless the game itself, I just want to feel the joy and cheer inside a football stadium, this is my first time watching a football game live in the stadium.
so we went there, the stadium called Tynecastle Stadium, well not very big, but still better than any stadium I know in my country :D . since I only know glasgow rangers, of course I was guessing rangers would win.

I took this picture at half time break

img_2764

but the fact was different, the homeside took a quick lead 2-0 just after 30 minutes, and the crowd inside the stadium gone crazy. they sang, raise their hand, hugging at each other while I can not believe rangers could be beaten so easily. I though they were stronger than this…!!! they played so monoton, not entertaining at all. they managed to scored a goal though, so the final score was 2-1 to the homeside.

Ranger's Pedro Mendez took his change to score a goal

Ranger

and these are some moments captured during the game

we beat glasgow rangers...!!!!

we beat glasgow rangers...!!!!

Tynecastle Stadium

Tynecastle Stadium

corner kick

corner kick





Quantum Solace melepas kepenatan

17 11 2008

Hmm…senengnya gw masih sempet nonton di tengah2 kesibukan kegiatan di training center. Seperti biasa, semacam “rutinitas” atau “keharusan” kehidupan anak-anak yang berada di tahap school Schlumberger di setiap training center…semuanya selalu sama. Hukumnya cuman 2:

  1. on the weekday, senen sampe sabtu, ‘get some pressure, even great pressure sometime’
  2. on weekend, ‘RELEASE THE FU*KIN PRESSURE’

mengikuti “hukum” yang sepertinya telah mendarah daging ini, malem minggu kemaren gw en beberapa temen pergi nonton ke cinema di Livingston center, sekali2nya nih ngincipin bioskop disini. Dengan tiket seharga 7,15 pound dilengkapi dengan sebaskom pop-corn (sebenernya ukurannya MIDDLE size tapi kok gede banget) dan cup MIDDLE coca-cola senilai 6,45 pound, kita udah bisa nonton dengan nyaman.

Ada yang menarik ternyata di cinema ini, ternyata di tiketnya ga ada nomor tempat duduk,alias sistem angkot alias “duduk semau pantatmu” dan sedikit menerapkan hukum rimba dimana siapa datang duluan dia dapat duduk yang enak…karena kita berlima en milih buat ga misah, jadi kita pilih duduk di baris paling belakang (gw sempet rewel sama temen gw soal nomor berapa tempat duduk kita…soalnya di Indonesia kan selalu ada nomor kursi bioskop).

Tentang film-nya sendiri…bagus sih, film James Bond yang terbaru dimana si 007 terlihat begitu liar, emosian, uncontrolled, blind, main bunuh seenak jidat. Bond yang biasanya terlihat elegan dengan cewek lebih dari satu dan gadget outer space dan tentunya mobilnya yang aduhai, di film ini ga terlalu ditonjolin. Trademark Bond semacam “my name is Bond, James Bond” sama sekali ga terdengar di film ini…en jangan harap bisa ngerti film ini kalo belom nonton Casino Royale, soalnya ini sekuel dari film bond sebelumnya (kayak temen gw Nikolaev si Rusia, dia belom nonton Casino Royale jadi ga ngerti sama sekali)

Kesimpulannya, quantum solace ini sebagai pelepas kepenatan setelah 6 hari dihajar sama materi lecture yang membawa ‘ke-putus-asa-an’ (rata2 satu file ppt 120 slides, alien dari mana coba yang bisa ngerti semua) dan tes tiap pagi dimana tiap tes kalo ga lulus bisa berbahaya (alias berisiko pemecatan…pressure eh..?). jadi, mau ga mau hari minggu harus dihabiskan dengan mempersiapkan diri untuk minggu selanjutnya, dimana tentunya diisi dengan tes dan lecture kelas berat, en practical yang bikin kita ga tidur.

Selamat tinggal weekend, minggu depan ga ada weekend, bakal straight satu setengah minggu sebelum day off berikutnya…Ya Allah, beri aku kekuatan…ihik ihik.





airport-hopper

3 11 2008

hah…sebenernya ini sama sekali ga niat buat nulis di blog, tapi apa boleh buat…daripada bosen mematung ga jelas mendingan bayar internet 1 pound/15 minit buat ngabisin waktu.

waktu nulis ini gw lagi transit, salah satu kegiatan paling membosankan karena melibatkan proses “menunggu” dalam hitungan jam yang seringkali tidak sedikit…sebagai contoh sekarang ini gw lagi transit di bandara Gatwick, london UK untuk menunggu flight terakhir (akhirnya) ke edinburgh, yang sayangnya masi sekitar 4 jam-an lagi..transit di Gatwick total dari jam 7 pagi sampe jam setengah tiga sore…keliling2 bandara ga jelas en tolah-toleh mencari kegiatan menghabiskan waktu

perjalanan ini amat-sangat memusingkan kepala, berhubung sepertinya edinburgh ini bukan kota besar jadi jarang ada pesawat yang straight kesana. dan karena gw berangkat dari “kota yang tidak bisa dibilang kota” yaitu yangon myanmar, jadilah gw selama kurang lebih 48 jam menjadi airport-hopper…loncat kesana-kemari dan transit kesana kemari…ini kronologis perjalanan memusingkan ini:

  1. yangon – bangkok, durasi 1:25 menit, transit di bangkok 8 jam
  2. bangkok – dubai, durasi 6:30, transit di dubai 3 jam
  3. dubai – london, durasi 6:51, transit di london 8 jam lagi…
  4. london-edinburgh, durasi 1:25 menit, sampailah gw

hah…cuapek deh, di pesawat ga bisa tidur nyenyak, mana nyampe london langsung disambut sama suhu 9 derajat selsiyus, bikin makin mumet ini kepala…ehehe..tapi ga selamanya membosankan kok, dapet kesempatan liat2 bandara, terutama waktu di dubai…bandaranya magnificent, sayang banget gw cuman 3 jam disitu, mendingan lebih lama disitu en lebih sebentar di bandara bangkok, soalnya di bandara bangkok ini aneh bin ajaib, di dalem terminal departure ga ada mesin ATM…masa kalah sama cengkareng…untung gw masi punya cash ringgit, jadi ditukerin ke bath buat beli makan…tapi bandara dubai emang mengesankan…bagus banget

sebenernya bandara Gatwick di london ini juga ga jelek2 amat, cuman mungkin karena ini bandara secondary di london jadi agak lebih kecil…en karena suhunya yang dingin en sambutan awal dari pihak imigrasi inggris yang kurang mengenakkan (masak diwawancarai pas periksa paspor, apa karena gw punya muka yang agak “ngarab” :D ) jadi ga tau kenapa gw ngerasa agak ga nyaman di airpot ini.